DPRD dan Pemprov Sumbar Sahkan Perda Perlindungan Lingkungan Hidup

  • Bagikan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat bersama pemerintah provinsi mensahkan Peraturan Daerah (Perda)Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPL), Kamis, 16 Juli 2020.

Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengatakan Pengesahan Perda ini telah direncanakan dalam Promperda tahun 2019. Pada akhir masa persidangan ketiga tahun 2019, DPRD bersama pemerintah daerah telah melakukan pembahasan terhadap Ranperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Secara prinsip pembahasan pembicaraan tingkat I terhadap Ranperda tersebut telah dirampungkan oleh DPRD bersama pemerintah daerah. Akan tetapi pembahasannya belum dapat dilanjutkan pada tahap pembahasan pembicaraan tingkat II, yaitu pengambilan keputusan dalam rapat paripurna, karena menunggu ditetapkannya hasil fasilitasi dari kemendagri,” katanya saat sidang.

Ia mengatakan terdapat beberapa penyempurnaan yang perlu dilakukan oleh DPRD bersama pemerintah daerah sebelum dilanjutkan pada tahap pengambilan keputusan. “Sehubungan dengan hasil fasilitasi tersebut, DPRD dalam hal ini komisi IV sebagai komisi terkait bersama pemerintah daerah telah melakukan perbaikan dana penyempurnaan terhadap Ranperda tentang RPPL dengan memperhatikan catatan dan rekomendasi hasil fasilitasi dari Kemendagri,” tuturnya.

Dari penyampaian pendapat akhir fraksi tersebut, semua fraksi menyetujui hasil pembahasan yang telah dilakukan komis IV bersama pemerintah daerah. “Pada kesempatan ini, keputusan DPRD dimaksud diberi nomor 7/SB/2020 tentang persetujuan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Perlindungan dan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan pihaknya akan segera membuat pergub sebagai turunan dari Perda ini. “Sasaran dari Perda meliputi keterjaminan Sumber Daya Air (SDA), terjamin dukungan hidup untuk energi wisata dan pangan, keterjaminan ekosistem hayati,dll,” jelasnya.

  • Bagikan