Gandeng Mastercard Dan Mercycorps, Kemenkop Ukm Perkuat Digitalisasi 40.000 UMKM

  • Bagikan

Kementerian Koperasi dan UKM, Mastercard Center for Inclusive Growth dan Mercy Corps Indonesia menjalin kemitraan guna mendukung penguatan layanan digital bagi UMKM di Indonesia. Sinergi ini akan menyasar 40.000 UMKM di Indonesia melalui skema pelatihan dan pendampingan.

“Kami menyambut baik peran Mastercard dalam mempelopori Mastercard Academy 2.0 (MA 2.0), sebagai prakarsa keterampilan unggulan untuk memberdayakan masyarakat Indonesia agar berhasil dalam ekonomi digital dan kami mendukung fitur seri webinar Mastercard Academy 2.0 yang juga akan diperkuat melalui platform Micro Mentor Indonesia,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, di Jakarta, Kamis (03/09/2020).

Sinergi ini dilakukan kegiatan pendampingan usaha melalui platform digital melalui integrasi antara platform MicroMentor Indonesia (micromentor.org) dengan platform e-learning yang diinisiasi oleh KemenUKM (www.edukukm.id).

Kemudian, melalui akses mentoring bisnis one-to-one dengan relawan mentor, webinar pengembangan bisnis, serta pelatihan keamanan siber kepada setidaknya 30.000 UMKM di Indonesia melalui skema non-APBN.

“Kami, Kemenkop UKM bersama dengan tim MicroMentor Indonesia akan melatih dan mendampingi UMKM tentang tata cara penggunaanya melalui platform Micro Mentor Indonesia yang diintegrasikan dengan platform pelatihan berbasis daring KemenkopUKM di edukukm.id dan dapat menjangkau 40.000 UMKM,” jelas dia.

Country Manager of PT Mastercard Indonesia, Navin Jain, menambahkan melalui berbagai inisiatif seperti Mastercard Academy 2.0, Mastercard berkomitmen untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam menciptakan ekonomi digital yang inklusif, yang bekerja dan memberikan manfaat kepada setiap orang dimanapun, dan kapan pun.

Kemudian Executive Director Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis, mengatakan dengan mengintegrasikan platform MicroMentor Indonesia (id.micromentor.org) dengan platform e-learning yang diinisiasi oleh KemenkopUKM (www.edukukm.id), akan semakin banyak lagi fasilitas yang dapat diakses UMKM sesuai kebutuhan mereka dan tentunya dapat menjangkau wirausaha yang lebih luas lagi di Indonesia.

Rencananya MicroMentor Indonesia dapat menjangkau 50.000 UMKM dan profesional bisnis serta menciptakan 35.000 interaksi, hingga pertengahan 2022 dan diharapkan dapat terus berkembang di tahun-tahun selanjutnya.

Adapun MicroMentor Indonesia telah diluncurkan sejak Juni 2019 di Indonesia yang merupakan platform mentoring pertama yang tersedia secara gratis di Indonesia yang dikembangkan oleh Mercy Corps Indonesia dan merupakan bagian dari platform global MicroMentor.

MMI adalah platform yang dikembangkan untuk menghubungkan wirausaha mikro dan kecil dengan relawan profesional dan wirausahawan berpengalaman sebagai mentor untuk mentoring one-to-one.

Dalam satu tahun peluncuran, sebanyak 14.000 wirausaha mikro dan kecil serta relawan mentor di Indonesia telah mendaftar di platform MMI. Sekitar 40 persen dari pengguna tersebut adalah pengguna aktif, dan menciptakan lebih dari 1.200 koneksi mentoring.

Dari pengguna tersebut 89 persen wirausaha mengalami peningkatan omzet usaha; 91 persen mampu bertahan di tahun pertama usahanya; dan menciptakan 1.158 lapangan pekerjaan baru.

  • Bagikan