Netfid Medan Hadir Untuk Sukseskan Pemilu & Pilkada 2024 Kota Medan

  • Bagikan

Medan_Network For Indonesian Democratic Society (NETFID) atau Jaringan Masyarakat Demokrasi Indonesia sebagai salah satu organisasi pegiat pemilu bersifat independen yang berdiri pada tahun 2018, Minggu (19/06/2022)

Lembaga ini didirikan oleh Dahlia Umar yang merupakan mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

Netfid sebagai tempat para kaum intelektual muda berkomitmen untuk melaksanakan sosialisasi, pendidikan dan pelatihan kepemiluan serta pemantauan pemilu sebagai jalan amal dalam mencerdaskan kehidupan berdemokrasi masyarakat Indonesia.

Netfid Kota Medan baru saja dibentuk dan diketuai oleh saudara Al Fajri Bahri, S.Pd merupakan anak muda yang aktif di dalam organisasi kampus dan saat ini dalam proses pendidikan Magister. Kemudian sekretaris diemban oleh Putra Aji Mayagaseta, S.T serta untuk bendahara dijabat oleh saudari Dwi Wira Prawaty, M.Si, yang mana mereka aktif sebagai penyelenggaran pemilu.

Netfid Kota Medan memiliki kantor keskretariatan yang beralamat di Jalan Pimpinan No.108, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.

“Fajri menyampaikan, dalam menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Netfid Kota Medan siap mengawal prosesi tahapan pemilu serta menyongsong Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 mendatang.

Netfid Kota Medan akan melakukan pengawasan serta kerjasama dengan pihak KPU dan Bawaslu Kota Medan dalam hal penyelenggaraan teknis kepemiluan, baik dalam bentuk diskusi, seminar, pelatihan maupun sosialisasi.

Kegiatan tersebut akan intens dilakukan terkait perundangan-undangan, peraturan dan juga pelaksanaan peraturan dan undang-undang pemilu”, ungkap Fajri.

“Mari sama-sama kita ciptakan pemilu dan pilkada yang damai, berbeda pilihan dalam pemilu adalah sebuah anugerah yang harus kita syukuri bersama. Asas pemilu yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil harus kita junjung bersama demi kemajuan demokrasi di Indonesia terkhusus di Kota Medan sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara, ‘Pungkasnya.(Red)

  • Bagikan