Bagian Kerjasama Sekretariat Daerah Kota Medan Eksis Terapkan Perwal bernomor: 025/02.K/VIII/2021 Tentang Pemakaian Baju Adat

  • Bagikan

Medan – Wali Kota Medan Bobby Nasution berlakukan Perwal pemakaian baju adat yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), di lingkungan Pemko Medan setiap hari jumat. Jumat,4/3/22.

Sebagai bentuk rasa bangga dan rasa hormat terhadap suku Melayu, dimana dirinya bahkan menggunakan baju adat Melayu di hari pertama pemberlakuan kebijakan pemakaian baju adat tersebut. 

“Karena, kita menyadari bahwa Kota Medan tidak bisa lepas dari suku Melayu. Namun yang harus kita sadari kita juga hidup dengan suku-suku lainnya.”

Di lingkungan Pemko utamanya Bagian Kerjasama Sekretariat Daerah Kota Medan terpantau seragam menggunakan busana daerah khas melayu dengan semangat sebagai bentuk kedisiplinan dalam mengawali jumat pertama awal bulan Maret.

Pemandangan tersebut terlihat saat di Halaman Kantor Wali Kota Medan jalan Kapten Maulana Lubis No. 1 Medan-Indonesia. Instansi tersebut kompak memakai baju teluk belanga berwarna merah muda, baik lengan panjang maupun pendek, serta celana dan rok warna merah muda lengkap dengan aksesoris penutup kepala.

Bapak Khadi Purba selaku perwakilan Bagian Kerjasama Sekta daerah kota medan menuturkan Pakaian ini memiliki model sesuai dengan kultur pada kebanyakan masyarakat kota medan tanah deli suku melayu, yakni tertutup sehingga mampu mempresentasikan nilai kesopanan.

Bentuk corak atau motif, warna, dan penggunaannya pakaian Melayu telah ditentukan oleh adat. Ketentuan adat tersebut diberlakukan untuk tujuan mendidik dan meningkatkan akhlak orang yang memakainya, tuturnya “.*

  • Bagikan